26.01.2012 – Instalasi Web Server di Windows 7 dengan XAMPP dan Joomla!
Tulisan ini sengaja saya buat untuk memenuhi janji pada adik-adik saya, Kartika, Citra sama Dinda. “Pokonya, jangan dulu tanya aa kalo eneng, dede sama dinda belum nyobain yah :p”.
Kali ini saya akan mengulas tentang langkah – langkah instalasi web server pada sistem operasi Windows dan dilengkapi dengan CMS Joomla!. Menurut wikipedia, Sistem manajemen konten (Inggris: Content Management System, disingkat CMS), adalah perangkat lunak yang memungkinkan seseorang untuk menambahkan dan/atau memanipulasi (mengubah) isi dari suatu situs Web. Umumnya, sebuah CMS (Content Management System) terdiri dari dua elemen:
- aplikasi manajemen isi (Content Management Application, [CMA])
- aplikasi pengiriman isi (content delivery application [CDA]).
Elemen CMA memperbolehkan si manajer isi -yang mungkin tidak memiliki pengetahuan mengenai HTML (HyperText Markup Language)-, untuk memenej pembuatan, modifikasi, dan penghapusan isi dari suatu situs Web tanpa perlu memiliki keahlian sebagai seorang Webmaster. Elemen CDA menggunakan dan menghimpun informasi-informasi yang sebelumnya telah ditambah, dikurangi atau diubah oleh si empunya situs web untuk meng-update atau memperbaharui situs Web tersebut. Kemampuan atau fitur dari sebuah sistem CMS berbeda-beda, walaupun begitu, kebanyakan dari software ini memiliki fitur publikasi berbasis Web, manajemen format, kontrol revisi, pembuatan index, pencarian, dan pengarsipan.
Dan diantara sekian banyak CMS, Joomla merupakan salahsatu CMS yang bersifat free dan cukup powerfull. Pengembangan CMS ini dapat digunakan untuk membuat website yang lebih kompleks dari sekedar blog, menjadi website komersial salahsatunya.
Dalam tutorial kali ini, ada beberapa software pendukung yang harus dipersiapkan.
- Windows 7. Well, tutorial ini juga dapat anda gunakan didalam lingkungan Windows XP, koq. No Problemo with that
- XAMPP. Tools ini merupakan software all in one yang paketnya berisi Apache dan Mysql. Untuk mendapatkan versi terbaru dari XAMPP, anda dapat mengunjungi http://www.apachefriends.org/en/xampp-windows.html. Disini saya menggunakan xampp-win32-1.7.7-VC9-installer.exe.
- Joomla!. Untuk mendapatkan versi terbaru dari Joomla!, anda dapat mengunjungi http://www.joomla.org/download.html. Disini saya menggunakan Joomla_1.7.0-Stable-Full_Package.zip.
- Notepad. Tool ini adalah bawaan dari windows dan untuk mengakses bisa dilakukan melalui Start Menu -> All Programs -> Accessories -> Notepad.
Oke, sekarang kita mulai yukz…
Instalasi XAMPP
- Jalankan file xampp.exe yang sudah dipersiapkan.
- Pada pilihan bahasa yang akan dipergunakan saat instalasi, pilih English lalu tekan OK

XAMPP #1
- Untuk pengguna Windows 7, anda akan menemukan pesan berikut karena secara default pada windows 7 terdapat service UAC. Well, kita tekan OK.

XAMPP #2
- Nah, Setup Wizard siap untuk dimulai. Tekan Next.

XAMPP #3
- Anda bisa menentukan folder dimana lokasi XAMPP akan diinstall. Secara pribadi, saya menyarankan tidak di drive C:/. Kenapa ? Karena pada windows, saya biasanya menggunakan software backup dan efek restore backup akan menghapus seluruh isi file di drive C:/. Tapi untuk tutorial ini, kita biarkan saja ia berada di drive C:/. Selanjutnya, tekan Next.

XAMPP #4
- Menu instalasi akan menampilkan overview serta pilihan aktivasi service pada XAMPP anda. Biasanya saya hanya mengaktifkan service Apache serta Mysqld. Anda bisa men-centang kotak sebelah kiri service tersebut, lalu tekan Install.

XAMPP #5
- Tunggu sebentar, proses instalasi sedang berjalan.

XAMPP #6

XAMPP #7
- Sip, proses instalasi sudah selesai. Selanjutnya tekan Finish.

XAMPP #8
Kemudian, XAMPP akan melakukan otomatisasi finishing checking untuk seluruh port yang dibutuhkan.

XAMPP #9
- Setelah finishing checking selesai, pada jendela petunjuk, tekan tombol OK.

XAMPP #10
- Dan, mari kita jalankan service XAMPP. Tekan Yes.

XAMPP #11
- Hooplaa!, XAMPP Control Panel Application akan muncul di layar anda. Pastikan service Apache dan Mysql running.

XAMPP #12
- Instalasi XAMPP, done.
Membuat script PHP sederhana untuk pengujian web server
- Yang perlu kita pahami, seluruh file yang bertanggungjawab untuk web kita diletakkan di folder C:\xampp\htdocs.

PHP #1
- Dengan menggunakan notepad, kita akan membuat file php sederhana. Buka notepad anda, namai dengan test.php, lalu simpan di folder C:\xampp\htdocs. Isi dari file test.php seperti dibawah ini.
————————-
<html>
<body><?php
echo "Alhamdulillah yah.. udah bisa nih.. sik asikkk..";
?></body>
</html>
————————- - Sekarang, buka browser anda (firefox misalnya), lalu akses alamat berikut http://localhost/test.php.

PHP #2
- Nah, sekarang kita buat lagi file untuk nampilin informasi spesifikasi web server kita. Buka notepad anda kembali, namai dengan phpinfo.php, lalu simpan di folder C:\xampp\htdocs. Isi dari file phpinfo.php seperti dibawah ini.
————————-
<html>
<body><?php
phpinfo();
?></body>
</html>
————————- - Sekarang, buka browser anda lagi, lalu akses alamat berikut http://localhost/phpinfo.php.

PHP #3
- Nah, kalo kedua percobaan diatas sudah berhasil, artinya web server udah bener2 oke deh. Well done.
Instalasi Joomla!
- Langkah yang pertama adalah ekstrak file joomla!.zip dan simpan di folder C:\xampp\htdocs. Lalu rename folder hasil ekstraksi menjadi hmm… websiteku, misalnya. Perlu diperhatikan, nama folder ini selanjutnya menjadi identitas alamat website kita.
- Sekarang, buka browser anda lagi, lalu akses alamat berikut http://localhost/websiteku.
- Karena instalasi akan kita lakukan dengan menggunakan bahasa Inggris, pilih English (United States) lalu tekan Next.

Joomla! #1
- Pada menu pre-Installation check, pastikan seluruh pilihan berada pada posisi Yes, kemudian tekan Next. Tapi tenang ajah, selama versi xampp sesuai dengan yang terbaru, insya Allah warnanya hijau semua koq.


Joomla! #2
- Karena sifatnya yang Open Source, penggunaan Joomla! mensyaratkan kita untuk mengikuti GNU General Public License. Udah ga usah dibaca, klik Next ajah. hehehe….

Joomla! #3
- Oke, di menu ini kita akan melakukan pengaturan database. Bingung ? Ikutin ajah sesuai pada gambar.


Joomla! #4
- Menu FTP Configuration ini adalah optional. Mari kita skip dengan menekan Next

Joomla! #5
- Selanjutnya, anda akan membuat konfigurasi utama dari CMS Joomla!. Untuk password yang digunakan adalah admin. Perlu diperhatikan, untuk mempermudah jangan lupa tekan tombol Install Sample Data. Lalu tekan Next.

Joomla! #6

Joomla! #7
- Alhamdulillah, instalasi Joomla! sudah selesai. Jangan lupa untuk menghapus folder instalasi terlebih dahulu. Kemudian, anda bisa mulai mengakses website anda di alamat http://localhost/websiteku.

Joomla! #8

Joomla! #9
- Silakan login dengan menggunakan user : admin dan password : admin, sesuai dengan yang kita buat tadi di menu konfigurasi utama.

Joomla! #10
- Ooops!!! Kenapa begitu diakses malah tampil banyak error ?!.

Joomla! #11
Nah, coba anda buka file C:\xampp\htdocs\websiteku\configuration.php. Lalu, ubah nilai pada public $error_reporting = ‘-1′; menjadi public $error_reporting = ’1′;. Kemudian akses kembali website anda. - Done. Joomla! sudah siap untuk dipergunakan. Selamat mencoba yah…
