Archive for the ‘Sisi Lain’ Category

04.02.2012 – ( Repost ) Adventure to Ujung Genteng, Sukabumi

Saturday, February 4th, 2012

Berbekal rasa penasaran yang tinggi akan petualangan pesisir pantai di Jawa Barat, membawa saya berselancar di internet tentang pesona pantai jawa Barat. Tak lama kemudian, foto dan cerita antusias beberapa teman di Mizan Media Utama, membuat semakin tinggi rasa kepenasaran ini.

Ingin ke Pantai Ujung Genteng..

Ujung Genteng #1

Diawali dengan membuka internet, mengeksplorasi Howto get there dari milis-milis, membuat saya bergumam, “hmm..backpacking ke pantai Ujung Genteng, pasti sangat menyenangkan..”. Tapi sangat sulit mencari waktu yang tepat karena perjalanan ini akan lebih menyenangkan dilakukan bukan di weekend dan setidaknya selama 3 hari 2 malam.

Dan saat itu tiba, Januari yang penuh cerita, betapa tidak, keleluasaan waktu itu akhirnya saya dapati. Bismillah..akhir Januari saya akan berangkat.

Perjalanan ini saya mulai dengan bersiap di malam Rabu, 26 Januari 2010. Berbekal 2 backpack besar dan 1 tas selempang, saya, istri, dan putera saya, Ikram Rifqy Miftahul Ayyash, memulai petualangan kami. Khusus buat ikram, saya memang sangat ingin mengenalkan dia dengan petualangan alam. Dan di perjalanan kali ini, saya berprinsip “ini harus saya nikmati, saya tidak ingin terikat waktu, semuanya harus ditelusuri dengan hati.” So, buru – buru tidak ada di kamus saya. Setelah melengkapi dengan perbekalan secukupnya, kami berangkat.

Hmm..Kami berangkat hari Rabu siang..hehehe, meski sebetulnya buat yang hendak berangkat ke Ujung Genteng dari Bandung, saya sarankan untuk berangkat pagi – pagi. Karena harus mengambil kamera terlebih dahulu ke rumah Tante, sehingga saya tidak naik Bus dari terminal Leuwi Panjang, melainkan mencegatnya di depan komplek Kopo Kencana. Tak lama, Bus Bhinneka AC Bandung – Sukabumi pun melintas. Hup! Tepat pukul 11.53 WIB, kami naik. Saya pilih kursi paling belakang karena kebetulan kursi 3 seat disitu yang masih kosong. Setelah menghela nafas sejenak, masuk ke tol Pasirkoja, kondektur pun mulai menagih ongkos. *cring* Rp. 42.000 untuk 2 orang pun keluar. Alhamdulillah, di perjalanan, Bus ini tidak terlalu padat, jadi 3 kursi bisa saya tempati dengan leluasa, lumayan ikram bisa lebih bebas berekspresi. Keluar dari tol Padalarang, bus melalui Cianjur sampai ke Sukabumi. Dan tepat pukul 15.15 WIB, kami sampai di Terminal Degung Sukabumi.

Well, tidak ubahnya dengan di tempat lain, belasan calo pun mulai mengerubungi kami. Saya bersyukur kemampuan berbahasa lokal (Sunda) mampu membuat perjalanan ini lebih ramah. Mungkin karena mereka merasa saya pribumi (?), kerubungan itu tidak lama memecah. Kami pun rehat sejenak di warung depan terminal untuk sekedar meluruskan kaki dan menarik nafas sejenak setelah menempuh 3 jam perjalanan.

Darisana, saya menggunakan angkot berwarna kuning tanpa stiker rute seperti umumnya angkot di Bandung. *cring* ongkos sebesar Rp. 10.000 untuk 2 orang pun keluar dari saku celana saya. Hanya membutuhkan waktu 20 menit, kami tiba di Terminal Lembur Situ. Selanjutnya, untuk menuju Ujung Genteng terdapat 2 pilihan, menggunakan bus ¾ MGI atau dengan Elf. Karena pertimbangan, menurut cerita, rute Terminal Lembur Situ – Surade merupakan rute yang paling menantang, awalnya saya akan menggunakan bus saja karena pertimbangan Ikram ikut serta. Di sekitar terminal, ternyata banyak pula minimarket, untuk jaga2, saya pun melengkapi perbekalan, terutama Biskuat Bolu rasa coklat untuk ikram dan minuman C1000 untuk sekedar menjaga stamina selain melepas dahaga. Selepas dari minimarket, saya bertanya pada bapak2 disana, “ Pak, kalo bus MGI masih ada ?” Eh, saya malah diantarkan ke Elf yang kebetulan akan pulang dan tidak mengetem. Jadilah saya naik elf yang berasa mobil pribadi karena hanya bertiga dan supir serta kernet didalamnya. Alhamdulillah. Cepat dan leluasa. *cring* Ongkos sebesar Rp. 50.000 untuk 2 orang pun, saya rasakan cukup sepadan. Tepat pukul 16.07 WIB, Elf kami berangkat.
Continue reading “04.02.2012 – ( Repost ) Adventure to Ujung Genteng, Sukabumi” »

04.02.2012 – Semboyan Prajurit Siliwangi

Saturday, February 4th, 2012

Museum Mandala Wangsit Siliwangi

Saya menyukai sejarah dari sejak kecil. Dan ketertarikan itu membawa saya ke Museum Mandala Wangsit Siliwangi. Nama jalan museum itu, Jl. Lembong, diambil dari nama Letkol Lembong, salah satu prajurit Siliwangi yang menjadi korban dalam Peristiwa Kudeta Angkatan Perang Ratu Adil. Sebelumnya jalan itu bernama Oude Hospitaalweg. Di salahsatu sudut Museum Mandala Wangsit Siliwangi, saya menemukan kata-kata ini yang tertulis diatas sebuah batu besar, di depan Museum. Kata-kata ini menarik bagi saya karena isinya mencerminkan semangat. Dan, saya ingin abadikan kata-kata itu di website saya.


Paduli teuing

Kuring keur ngabagong

Nu narenjokeun ulah rea omong

Kieu soteh miceun tineung

Lamun prung mah moal keueung

Pasukan Siliwangi

Saeutik geu mahi

Dan, seperti mereka, para prajurit Siliwangi, kalimat ini mengisi semangat dalam hati saya.

10.12.2011 – Contoh Surat Lamaran Kerja in English

Saturday, December 10th, 2011

Dulu, waktu saya masih awal-awal mulai karir, saya sering banget kirim lamaran kerja. Yang jadi kendala waktu itu, karena belum ada pengalaman buat ngirim lamaran kerja, saya sering browsing buat cari panduan. Dan seneng banget kalo dapet contoh lamaran kerja. Well, seiring perjalanan, saya menyimpulkan, dalam surat lamaran kerja ada beberapa syarat,

  • at least harus runtut dan ga usah terlalu panjang. Make it clear and simple,
  • ada kejelasan informasi, tentang nama perusahaan dan posisi yang dilamar,
  • overview singkat mengenai diri kita, berbangga sama kemampuan diri pribadi perlu meski jangan terlalu berlebihan,
  • optimisme kalo kita bisa ngasih kontribusi positif dan maksimal buat perusahaan yang dilamar,
  • dan harapan serta keinginan untuk dipanggil interview guna memastikan ketertarikan kita sama pekerjaan yang akan diambil.

Sebagai tambahan, untuk meningkatkan bargaining sekaligus performa kita pada perusahaan yang dilamar, saya menyarankan penggunaan bahasa Inggris. Nah, berikut saya tulis, materi surat yang biasa saya gunakan untuk melamar kerja. Semoga bermanfaat yah..

——————————————————–
To
Human Resources Department
PT. XXX

Dear Sir / Madam,

Based on the information from http://id.jobsdb.com on December 5th, 2011, that PT. XXX give an opportunity to join as an IT Manager, I intend to submit an application to fulfill this position and hope that Sir / Madam deign to consider the submission of my application.

My name is Nanda N. Gustiawan K, male 30 years old, have good communication skill in English (both written and oral), and has an excellent health condition. I am also a hard worker, eager to learn in order to develop the capability, not smoking, dynamic, communicative, and able to work both individually and as part of the team. And taking into account the background contained in the curriculum vitae and the ability I have, I am confident could give the best for PT. XXX.

As consideration for you, herewith my Curriculum Vitae as an attachment.

I was very pleased if Sir / Madam is pleased to invite me for interviews, and accept me to worked at PT. XXX.

Sincerely,

Nanda N. Gustiawan K

20.11.2011 – Bila Perpisahan Tidak Bisa Terjadi Baik-baik

Sunday, November 20th, 2011

When Will You Let Go ...

Hi there…
Sudah lama sekali saya tidak memiliki perasaan berlebih pada blog orang lain, setelah blog Budi Rahardjo. Bulan kemarin ada blog yang saya sukai. Cara penulisannya mengingatkan saya pada tulisan-tulisan Dewi “Dee” Lestari. Blog itu, ciscadv.blogdetik.com, namanya. Dan dari sekian banyak tulisan uniknya, ada satu tulisan yang membuat saya selalu tersenyum setiap membacanya.

Dan, saya ingin sekali menulis kembali tulisan Cisca di web saya. Thanks ya mbak, many things in your blog touch me in every side :)

Please kindly move your mouse cursor to Bila perpisahan tidak bisa terjadi baik-baik, and click it to get the original link from Cisca.

Topik ini sensitif, tapi ya topik apa sih di blog ini yang nggak?! Perpisahan harusnya menjadi proses pembelajaran diri yang menyenangkan. Namun apa yang harus dilakukan apabila proses perpisahan tidak dapat terjadi secara baik-baik? #jleb #eaaa

Berikut adalah jenis-jenis cara berpisah yang paling payah dan paling ajaib yang saya himpun berdasarkan kisah nyata (pakai nama samaran tentunya yaaa…., saya kan masih kepingin selamet setelah tulisan ini terbit, hehehehe…..)

  1. Gaya Perpisahan : menyiksa diri atau merusak kredibilitas diri sendiri

    Ketika Andrea berpisah dengan Ronny, Andrea mengecat rambut menjadi pirang, makan tidak diatur dan jadi tambah gemuk, jerawatan, hobi party tiap hari dan mulai mengkonsumsi obat terlarang (ya minum obat batuk 2 botol supaya bisa cepet tidur kan bisa termasuk terlarang juga kan?-red). Semua demi mendapatkan Ronny kembali dan agar Ronny dapat pesan bahwa : aku tidak bisa hidup tanpamu. #eaaa

    Kata Cisca : Andrea silly. Mustinya yang dia lakukan adalah merawat diri supaya tambah cantik, kulit mulus, rajin olahraga supaya tambah langsing dan bersosialisasi di tempat yang prominent. Kalau perlu, cari tahu siapa musuh bebuyutan atau saingan bisnis Ronny, nah pacarin deh, supaya Ronny sadar apa yang telah dia lewatkan, hehe…. (joking, eh tapi terserah sih kalau mau diseriusin-red).

  2. Gaya Perpisahan : cuek dan seakan tidak peduli lagi

    Kartika dan Andra telah menikah selama beberapa bulan. Selama pernikahan, Kartika tidak pernah dinafkahi oleh Andra dan bahkan kartika menerima beberapa kekerasan fisik dan batin yang dilakukan sang suami. Ketika Kartika memutuskan untuk berpisah dari Andra, Andra tidak berusaha untuk menahan Kartika, tidak sepatah katapun keluar dari Andra untuk meminta maaf ke Kartika ataupun orangtuanya.

    Kata Cisca : Keputusan Kartika untuk meninggalkan Andra sudah tepat. Andra bukannya tidak mencintainya, namun terkadang ego laki-laki mengalahkan kebisaannya untuk meminta maaf dan berkomitmen untuk tidak mengulangi perbuatan buruk itu lagi. Saya yakin aksi diam Andra adalah karena dia sadar sepenuhnya bahwa dia salah dan malu oleh karena perbuatannya itu. Mau dilihat dengan alasan apapun, bentuk pemukulan (perlakuan kekerasan fisik) terhadap istri itu sudah pasti salah. Yang harus mereka lakukan adalah berpisah dan mencari pasangan baru dengan level intelektualitas dan ekonomi yang sepadan.

  3. Gaya Perpisahan : ancaman pencemaran nama baik

    Ketika Citra dan Bagas berpisah, Bagas yang dendam setengah mati mengancam “Nanti saya sebar foto kita berdua!” Bagas melakukan ini supaya mungkin Citra meminta maaf atau supaya Citra kembali mau berkomunikasi dengannya. Namun yang dia lakukan hanya akan membuat Citra merasa jijay to-the-max kepadanya.

    Kata Cisca : Keputusan Citra untuk jijay terhadap perlakuan Bagas adalah tepat. Seseorang yang mengancam dengan tujuan pencemaran nama baik biasanya : tidak dapat dipercaya (tidak bisa memegang teguh privacy dari suatu hubungan, biasanya juga tidak bisa menyimpan rahasia alias ember-red) dan juga menunjukkan kelemahan intelektualitas pelakunya (bukannya dengan menyebar hal-hal yang bersifat pribadi, hal tersebut justru akan mempermalukan dirinya sendiri?).

    Dan dalam beberapa kasus, ancaman seperti ini dilakukan karena terdesak oleh faktor ekonomi (alias ‘butuh duit’ makanya ngancem-red). Untunglah selama berteman dengan Bagas, foto-foto yang dimiliki mereka cuma foto rame-rame makan di restoran, jadi kalaupun itu disebar yang ada malah jadi tambah eksis, iya nggak sih?! Dan pastinya akan membuat si Bagas terlihat tolol sendirian.

    Saya pernah ketemu kasus yang sifatnya sama, namun foto yang diancam disebarkan adalah foto telanjang (kebetulan si pacar adalah fotografer), nah tindakan ini bisa diperkarakan sesuai hukum. Kembali lagi ke si pelaku (siapatahu kamu pernah berniat melakukan ini ke mantan pacarmu yaaaa….-red), siapkah untuk juga merusak nama sendiri dengan menjadi pelaku? Status penyebar adalah tersangka lho, jadi bukannya hanya akan merugikan diri sendiri?

  4. Gaya Perpisahan : ancaman bunuh diri atau menyakiti diri

    Mario tidak bisa terima ketika Dini memutuskan hubungan cinta mereka. Mario mengancam akan melarikan mobilnya di jalan tol Cipularang untuk akhirnya menghilangkan nyawanya, sebelumnya tapi sempat bbm Dini dulu (supaya Dini aware akan aksi yang akan dilakukan Mario ini), dengan tujuan supaya Dini mau kembali ke pelukan Mario (yah,…kepingin dilarang-larang bak sinetron gitulah-red). Ini bukan yang pertama kalinya, sebelumnya Mario mengancam akan mengiris urat nadinya kalau Dini masih keukeuh mau memutuskan hubungan cinta mereka dan sebelumnya masih ada beberapa ancaman ‘action’ lainnya.

    Kata Cisca : Tindakan Mario sebetulnya lebih kepada ingin mendapatkan perhatian, biasanya karena si pelaku kekurangan perhatian dari keluarga atau orang yang dia sayangi. Saya pernah membaca (tapi lupa dimana ya-red) bahwa hanya 4% dari pelaku yang mengancam mau bunuh diri terhadap pacarnya – benar-benar melakukannya, kebanyakan dari mereka sih melanjutkan hidupnya dan masih hidup aja sampe sekarang. Kan masih banyak ikan di lautan?!

    Kalau saya jadi Dini, saya tidak akan merasa perlu bertanggung jawab atas ancaman Mario, saya akan merekam (atau menyimpan semua bukti ancaman tersebut) dan membicarakannya dengan orangtua Mario (atau orang yang dia segani, dengan tujuan agar dia belajar….well actually sih dengan tujuan agar dia malu, hehehe…) dan apabila ancaman terulang kembali, saya tidak akan segan memanggil polisi. Kalau mau dianggap serius, biar polisi yang menangani. Oh dan saya juga akan menyarankan supaya si Mario ini liburan dulu (lebih bagus lagi sih konsultasi ke psikolog-red) atau yang paling gampangnya adalah : dibawa tidur saja, siapatahu besok pagi suasana hati sudah berubah (halaaah…..).

    Bukankah ‘dicintai karena dikasihani’ adalah suatu hal yang sangat menyedihkan? Bukankah lebih baik kalau Mario menemukan orang lain yang bisa mencintai dia apa adanya dan bahwa Dini juga berhak bersama yang lebih baik daripada Mario? Kenapa kadang orang harus memaksakan egonya agar bisa menjadi pribadi yang dicintai karena kasihan? Sedih amat…. Yah jadi ikutan galau deh yang baca tulisan ini…. #eaaaa

  5. Gaya Perpisahan : berkicau di media sosial (twitter, facebook, you name it…..)

    Ketika Rima memutuskan untuk tidak lagi menjumpai Bimo (catat! Belum pacaran baru berteman dekat saja lho ini-red), Bimo yang tidak terima lantas menuangkan amarahnya di jejaring sosial (karena dia cuma tahu dua, yaitu twitter dan facebook, maka lantas penuhlah timeline dan update status dengan ‘kemarahan’ Bimo tadi). Bimo update status yang menyindir-nyindir Rima dan kemudian meminta bala-bantuan untuk menyebarkan pesan tadi.

    Kesedihan, kekecewaan dan ke-sok-bijak-an tampak jelas dalam setiap update status Bimo (secara si Bimo ini selebritwit ya, jadi yang me-ritwit status dia banyak, entah karena merasa bestfriend atau merasa senasib-sepenanggungan, orkes sakit hati, hehe…). Seakan dia adalah korban yang mengalami kezaliman yang paling dahsyat dari seseorang yang bernama Rima.

    Kata Cisca : If you had a problem, face it, do not facebook it! Perlakuan Bimo mencurahkan amarah terhadap Rima di jejaring sosial membuat jelas karakternya sebagai (duh) pengecut yang tidak berani menghadapi masalah dan juga pendendam. Saya rasanya pingin bilang sama Bimo, hey…sudahlah! Get over it! Semakin lama Bimo hanya akan mempermalukan dirinya sendiri. Nah untuk si Rima, yang paling bagus adalah untuk mendiamkan si Bimo. Mendiamkan dalam arti, jangan pedulikan apapun yang ditulis Bimo di jejaring sosial itu, mau segila apapun. Kalau di dalam twitter istilahnya ‘di-mute forever’ haha…..

    Semakin kita cuek terhadap hal-hal bodoh yang dilakukan seseorang seperti Bimo ini di jejaring sosial, semakin meradang mereka. Orang-orang seperti ini sulit sekali bahagia kalau melihat orang lain bahagia. Oleh karena itu, menjadi bahagia adalah pembalasan termanis dan paling elegan yang bisa dilakukan.

Saya tidak kepingin sok jadi penasihat cinta mereka yang mau putus apalagi yang putusnya agak-agak mengenaskan gitu. Maksud saya nulis posting ini adalah agar kita semua bisa bercermin (apalagi kalau salah satu kisah diatas pernah kejadian sama kamu atau temanmu, atau justru kamu sendiri pelakunya! ehm! Look how silly you are now huh?!-red), jadi kita bisa belajar kalau perpisahan itu mustinya baik-baik, apalagi kalau ketemunya dulu baik-baik.

Sayapun ketika membaca ulang tulisan ini, jadi ketawa getir sendiri. Salah satu dari kejadian diatas pernah saya alami. Satu yang menolong saya melewatinya adalah : sikap cuek. Masih banyak ikan di laut, jangan sedih! Hehehe…… :)

Sometimes you have to close one door to allow another one to open elsewhere. Good luck in love and life! Cheers!

05.08.2011 – Happy bday to you, nda..

Saturday, August 6th, 2011

Selamat Ulang Tahun

selamat ulang tahun, ya nda...

selamat ulang tahun, ya nda...

Ribuan detik kuhabisi.. Jalanan lengang kutentang
Oh, gelapnya, tiada yang buka, Adakah dunia mengerti?

Miliaran panah jarak kita.. Tak jua tumbuh sayapku
Satu-satunya cara yang ada, Gelombang tuk ku bicara

Tahanlah, wahai Waktu.. Ada “Selamat ulang tahun”
Yang harus tiba tepat waktunya, Untuk dia yang terjaga menantiku

Tengah malamnya lewat sudah.. Tiada kejutan tersisa
Aku terlunta, tanpa sarana.. Saluran tuk ku bicara

Jangan berjalan, Waktu.. Ada “Selamat ulang tahun”
Yang harus tiba tepat waktunya, Semoga dia masih ada menantiku…

Happy bday to you, nda..

tak mudah tak mudah dapat waktu ku tuk rangkai kata..
ah tak hanya kata..semua adalah doa..
doa tulus dari hati selalu..

Slamat ulang tahun..ini bukan mengulang tahun..krn tepatnya berkurang usia kita, dan tak boleh sesuatu itu terulang..sesuatu itu dijalani, yang lalu adalah kenangan, kini adalah anugerah dan esok misteri..
hari lahir..ya tanggal lahir yang tepat..hanya satu simbol..dimana kita harus memaknai..kita tak muda..usia tak memanjang bahkan berkurang..

hanya satu pintaku..
wujudkan mimpi..
semoga..umurku berkah..
rejekiku melimpah..
dan Allah slalu sayang..
dan kamu, mimpiku, selalu jadi milikku..

Bandung, 05 Agustus 2011.

Hari ini, tanpa terasa, bertambah lagi usia saya.
Hmm… buat saya, ada beberapa tahapan dalam kehidupan yang saya sebut, usia psikologis.
Yang pertama, 17 tahun, saat saya merasa menjadi remaja, kedewasaan yang pertama.
Rasanya ? yeah, hampir sama dengan saat saya berganti seragam dari biru donker jadi abu-abu, anak SMA.
Hehe, sama seperti saat perlindungan sihir ga lagi nempel buat Harry Potter.. ^-^
Yang kedua, 25 tahun, saat saya merasa, mulai dewasa dengan tanggungjawab lebih.
Biasanya umur ini menjadi tolakan pertama untuk karir, begitupun dengan saya,
dulu di usia ini, saya mulai bekerja di tempat yang bener, bertitel PT.
Dan, sekarang, 30 tahun, saat saya sudah menjadi seorang ayah. :)

Dulu saya pernah bermimpi, saya ingin memulai karir yang stabil, di usia ini.
Dan, ehm.. hanya tinggal menghitung waktu, mimpi itu insya Allah, akan saya raih.
Bahagia ? Well, saya bersyukur memang, Allah rasanya seperti mengerti semua yang saya inginkan.
Itulah yang juga selalu saya sebut, keajaiban mimpi.

So then, nda..
Let make wish for your bday..
Hmm.. Bismillah..

Tuhan, terimakasih untuk anugerah yang selama ini Engkau berikan untuk saya.
Engkaulah tempat memohon setiap hamba
Tiada yang lebih berkuasa, selain Engkau.
Tuhan, saya punya mimpi …

  • Saya ingin dalam waktu dekat, saya punya rumah. Sebuah rumah dengan atas nama saya sendiri.
  • Saya ingin sekolah lagi. Saya ingin sebelum umur psikologis saya mencapai 40 tahun, saya sudah meraih S1.
  • Saya ingin berkarir di perusahaan besar. Perusahaan yang, mungkin, bukan hanya perusahaan dalam negeri, tapi perusahaan asing. Saya ingin, menjadi batu loncatan saya untuk bekerja di luar negeri, suatusaat nanti.
  • Ehm, Tuhan, saya lagi suka sama motor Honda CBR 150R. hehehe.. sebelum usia 40 tahun, saat saya punya mobil Honda CRV (..pede gw), saya ingin punya motor itu dulu, ajah.. hehehe..
  • Saya ingin ganti HP. Handphone saya teh udah banyak ga berfungsinya, jadul pula. Hehe.. semoga dalam waktu dekat saya bisa ganti HP saya.
  • Dan, yang terbesar, saya punya mimpi meraih merpati yang terbang tinggi. Semoga kepak sayapnya tak pernah berhenti. Dan, sang merpati, bisa menepi setelah menanti. ^-^
  • Satu yang pasti, saya tidak akan pernah berhenti bermimpi. Karena saya selalu percaya dengan keajaiban mimpi. Saat saya punya keinginan kuat untuk ngeraih mimpi, saya percaya anything could be happen.

Nah, buat keluarga sama temen-temen saya yang udah ngucapin selamet lewat facebook, sms, ataupun yang langsung, makasih yah.. Semoga semua doa temen-temen berefek balik, dan Allah menjadikan ukhuwah kita selama ini semakin kuat, amiin…

Oke, now I start to walk as thirty years old man.. hihihi…

10.06.2011 – I’m proud, truly. I will never stop to learn, try, and have many dreams … ^-^

Friday, June 10th, 2011

Percaya atau tidak. Sebulan setelah saya menulis ini, ada tawaran dari salahsatu perusahaan PMA di Jakarta, and now, i already work there… Jadi ? Jangan pernah berhenti bermimpi, dan terus berikhtiar sambil berdoa. Trust me, it works! ^-^ – Jakarta, 03102011 @ My New Office in Menara Jamsostek -

————————–

Pernah ga ngerasa bangga saat ngedapetin surat pemberitahuan tidak lulus interview ? Jujur, saya sedang ngerasain itu. Koq bisa ? Ga kecewa ? Wajar, rasa kecewa pasti ada. Tapi, ada hikmah yang saya dapet dari ini. Keinginan buat belajar dan jangan pernah berhenti buat bermimpi. Suatu saat nanti, bukan hanya bekerja di perusahaan asing yang ada di Indonesia, melainkan bekerja di perusahaan asing di negara mereka. Saya yakin saya pasti bisa.

Dan ini adalah penggalan surat pemberitahuan dari perusahaan yang kemaren sempat saya ikuti proses test dan wawancaranya, PT. BLOM Nusantara, namanya. Perusahaan pemetaan digital yang berpusat di Norwegia. Sekali lagi saya tersenyum, tersanjung dengan caranya, tidak mahal tapi membuat saya merasa hebat.

“saya tidak gagal, karena saya dengan bekal ijazah SMA bisa menembus kesempatan test dan interview di perusahaan asing, well saya hanya belum beruntung saja”.

Surat ini beramplop serta kop resmi perusahaan dan dikirimkan via pos ke rumah. Bahkan, terdapat tandatangan asli Direkturnya pula. Dan, berikut petikan suratnya.. :)

Continue reading “10.06.2011 – I’m proud, truly. I will never stop to learn, try, and have many dreams … ^-^” »

02.07.2011 – Windows XP atau Windows 7 ?!

Thursday, June 2nd, 2011

bingung, euy...

Just an Old Fashion ?

Meski profesi saya di dunia IT, dan saya terbiasa dengan sistem operasi multi platform, komputer saya di rumah masih saja terinstall Windows XP yang setelah sekian lama, akhirnya saya upgrade ke service pack 3. Jadi teringat obrolan dengan seorang teman, “Ganti dong windowsnya jadi Windows 7. Biar update”, sahutnya. Tapi entah kenapa, koq kayanya susah banget buat saya pindah ke lain hati. Karena ga nguasai sistem operasi selain Windows XP ? Engga koq. Lalu ? Karena spesifikasi komputernya rendah ? Saya udah upgrade dengan prosesor i3 + memori DDR3 2 GB, jadi bukan karena spek komputer juga. Terus kenapa ?. Mindset. Saya suka banget sama kestabilan Windows XP dan kompatibilitasnya dengan hampir semua software yang saya gunain. Untuk muasin keinginan saya akan eksperimen-eksperimen IT pun, Windows XP rasanya manjain saya banget. Dan, dengan spek yang sama, saya mempunyai kecepatan dibandingkan dengan Windows 7.

Tapi, beberapa jam yang lalu, saya koq terusik yah. Ada semacam keinginan buat adventure, nyobain hal baru, dan sekarang saya sedang ngepertimbangin buat ganti jadi Windows 7. Untuk itu, saya juga rencananya mau nambahin memori jadi total 4 GB. Berharap kebutuhan akan kecepatan tetep terpenuhi.

So, enaknya gimana yah ?!

17.04.2011 – Blossom… ^-^

Sunday, April 17th, 2011

Hanya engkau yang bisa
Hanya engkau yang tahu
Hanya engkau yang mengerti, semua inginku

… Dan, ajari aku untuk bisa mencintai dan mengerti kamu…

Melihat klip ini pertama kali membuat saya blossom, inget saat hati ini tersentuh saat itu karenamu..

04.04.2011 – Sang hujan ^-^

Monday, April 4th, 2011

sang hujan...

Dan senyum tersungging lagi di wajah saya malam ini.
Menjadi salahsatu favorit saya, ada didalam ruangan saat hujan merintik di luar.

Well, letak kamar saya di lantai 2. Dekat dengan kanopi penutup garasi. Sebenernya bukan saya tidak tidur semaleman ini, tapi tadi sekitar jam 01.00 saya terbangun. Dan susah buat tidur lagi. Akhirnya, saya menyalakan komputer dan melakukan rutinitas biasa. Buka browser, cek facebook, iseng-iseng buka email kantor (nah ini sebenernya terlarang dilakukan sebelum senin pagi, tapi karena reflek jadi ikut dibuka juga, pheeww..). Ada 2 email tentang kerjaan ternyata, yang pertama, tentang progress meeting dengan management hari sabtu kemarin, dan yang lainnya progress meeting dengan programer hari jumat kemarin. Dan keduanya sudah saya reply pula. Setelah itu, saya balik ke facebook, lagi :D . Kemudian saya juga chatting dengan technical support tempat saya hosting, (ckckck, ini yang saya suka dengan support MWN, tempat saya hosting, pelayanan 24 jam dan cepat tanggap.. two thumbs up deh..). Well, emang domain saya lagi ada masalah dengan koneksi ke google apps, dan sekarang sedang nunggu hasil resolve konfigurasinya, mudah2an berhasil.

Ada jeda. Saya sempat terdiam.

Dan, ah.. sang kanopi memberi sinyal. Ada keriuhan disana, dan saya tahu itu suara air hujan yang turun.

Kalian ingin tahu apa yang saya rasakan saat ini ? Tenang, yapz, hatinya tenang. Suara itu lembut. Seperti mengetuk – ngetuk hati saya. Seperti bilang, hey, kamu ga sendiri. Ada sisi magis yang saya rasa. Senyum. Dan saya suka.

*Lalu, saya pejamkan mata, tarik nafas agak dalam…
Tuhan, terimakasih Engkau berikan nikmat tenang kedalam hati saya malam ini, lagi…*

09.03.2011 – Tanya hobi saya, dan menulis salahsatunya ^-^

Wednesday, March 9th, 2011

perahu kertas ...

Kalau saya ditanya tentang siapa penulis yang paling saya suka ? Agak bingung ngejawabnya karena saya lebih suka karyanya daripada penulisnya, hee.. Tapi ada beberapa buku yang bukan hanya saya nikmatin tapi juga jadi penyemangat saya.

  • Cerita – cerita epik Helvy Tiana Rosa (ga ada judul buku spesifik karena semua cerita epik HTR dimanapun, saya suka :) )
    Tidak bisa saya pungkiri, sering saya merasa ada keajaiban di setiap tulisan HTR. Bukan hanya secara analitis kuat, cara ia bercerita runtut dan logis (lagi-lagi logis, hehehe.. sifat yang selalu terbawa dalam berbagai cara saya memandang sesuatu.. kelogisan). Menyentuh dan menyemangati. Pertama kali saya kenal tulisan HTR dari tabloid Annida, saat kuliah dulu. I love it!.

  • Diorama Sepasang Al Banna sama Dilatasi Memori – Ari Nur
    Kedua buku ini best seller, at least best seller karena merebut hati saya, hehehe… Awalnya saya baca Diorama Sepasang Al Banna. Covernya langsung suka. Pinky, boo.., hahahahaha… Eh tapi sori yah, eike bukan lekong :p. Buku ini nyeritain tentang seorang mahasiswi arsitek yang baru lulus dan kenal sama dunia kerja, Rani namanya.. menurut saya, dia tokoh sentralnya sama sang eksekutif muda, Ryan. Penggambaran Ari Nur detail dan teknis banget tapi jangan salah penulisnya berhasil mengemas cerita di buku ini dengan alur yang baik. Jadi jauh dari kesan diktat kuliah, hahaha… keren. Diorama Sepasang Al Banna seketika membuat saya terkesima. Dan seru deh pas taw ada sekuelnya, Dilatasi Memori, saya langsung hunting. Menurut saya, buku ini romantis. Tulisannya ringan dan efektif membuat saya terhanyut. Saya suka cara penulis maenin tempo. she now how it should be flow.
    Sebetulnya saya sempet seneng banget pas buku ini akan dirilis ulang. Tapi jujur, saya kurang excite sama buku yang udah dirilis ulangnya. Gambar covernya terlalu lux, menurut saya. Dan mungkin emang bener kali yah, kesan pertama menentukan citarasa selanjutnya. Nah kalo saya disuruh milih, lebih baik saya koleksi 2 judul buku versi lama deh. heuheuheu…

  • Harry Potter – J.K Rowling
    Semua sekuel Harry Potter saya suka. Yang bagi saya hebat, J.K Rowling bisa ngebuat cerita di tulisannya bener2 ga bisa ditebak. Gila, cerdas banget kalau kata saya. Apalagi dia berhasil ngepertahanin alur dalam 7 seri buku! so, kalo dirunut pasti bakal banyak yang bilang.. ” Oh, iyah.. adegan ini kan pernah dibilangin di buku pertamanya “, padahal sedang baca buku seri ketiga, misalnya. atau.. ” Oh, mantera yang dulu disinggung di buku kedua ternyata ini toh…”, padahal sedang baca buku seri kelima, misalnya. Nah, hebat kan ? Saya sempet berfikir malah, ” Ini kayanya J.K Rowling nyiapin dulu 7 buku sekaligus terus dikeluarin satu-satu, deh.. “, cuma nyatanya ga gitu. Hebat banget kan ? Udah gitu saya juga terkesima sama kehidupan aslinya dia. Seorang single mother yang hanya hidup di cafe cuma buat nulis. Dari nothing menjadi everything. Heu, berasa ngeliat potret hidup diri saya sendiri, :p.
    Lebih parah lagi, nih kayanya J.K Rowling seorang penyihir deh, mungkin darah lumpur atau darah murni.. hahahaha.. sobatan banget sama Dumbledore kali yaa, atau pernah ngecengin Tom Riddle waktu masih di Hogwarts ?? Atauu.. saingan ama Lily tapi karena kalah soalnya James Potter lebih milih Lily jadi ajah ngeluarin buku, ugh cinta tak berbalas berbuah buku yang laris manis tanjung kimpul, gan.. hahahahaha, ngasal abiiss…. Lagian juga sih bukan hanya pelafalan mantera-manteranya yang pas, tapi juga data-datanya bisa ditelusurin dengan logis. Yang seru pas filmnya muncul, suka banget sama kata-kata Hermione waktu negur Ron gara-gara salah lafal mantera.. ” Wingarding Leviosa.. not Leviosah.. (in british way..) ”

  • Buku-bukunya Dan Brown
    Seinget saya ada 4 buku yang udah saya baca – Da Vinci Code, Digital Fortress, Angels and Demon, sama Deception Point. Saya pertamakali baca buku Dan Brown judulnya Angels and Demon. Itu juga karena sempet liat di tumpukan sampel buku yang dikasih supplier waktu saya masih kerja di Tiga Serangkai. Jujur, awalnya saya ga tertarik. Saya bukan penyuka buku yang tebel-tebel, indeed, kecuali kalo kesan pertama karena keisengan terus ngebuat saya jatuh hati abis. Nah di karya2nya Dan Brown keren banget, apalagi pas Digital Fortress. Ceritanya tentang seorang agen yang ahli kriptografi. Saya tertarik banget sama istilah-istilah komputer di buku ini, tingkat teknisnya lebih tinggi dari buku2nya Ari Nur. Well, mungkin karena sama dengan minat saya di dunia komputer kali yah… Selain itu saya suka dengan cerita kemapanan agen NSA dan kehebatan kantornya. Futuristik. Sedangkan kalo Da Vinci Code sama Angels and Demon, saya suka karena muatan sejarahnya kental banget. Ga saya pungkiri kalo saya sangat menikmati all about sejarah, sampe dulu ajah pas mo penjurusan SMA guru saya bingung, di rapot nilai sejarah saya 9 nilai fisika saya 6, tapi saya pilih kelas IPA, hahaha… udah gitu saya suka sama cerita-cerita Knight Templar, perang salib, juga tentang Freemansory, mungkin itu pada saat zaman Sholahuddin Al Ayubbi juga kali yaa, hehehe.. sama Dan Brown sih nama terakhir ga dibahas di bukunya.. Ditambah, banyak hal yang bikin saya kaget juga, ternyata di Prancis banyak tempat-tempat Pagan yah… hmmm, jadi pengen ke Prancis deh. Bisa ga yah ? Ah mimpi dulu ajah ah, kan kekuatan mimpi itu hebat, kali ajah kantor saya buka cabang di Paris terus saya perjalanan dinas kesana, hahaha, kaya saat saya tiba-tiba bisa ada di pantai bunaken, dulu… Nah, baca buku ini teh, kaya sedang belajar sejarah tapi dalam dimensi yang berbeda. Ah, coba Dan Brown jadi guru sejarah ajah atau jadi Kepala Bagian di Depdikbud Indonesia bidang pengembangan kurikulum sejarah buat sekolahan, hahahaha…
    Nah sebetulnya ada satu lagi karya Dan Brown yang terbit, judulnya The Lost Symbol. Tapi jujur yah, no offense, saya kurang suka dengan cara bertutur di buku ini. Sastra bangett.. Beda dengan buku-buku sebelumnya, meski berat tapi cara bertuturnya ringan, mudah dicerna juga. Alhasil The Lost Symbol jadi satu-satunya buku Dan Brown yang ga pernah saya beres baca, heu..
    Cuma satu hal menarik, baik Harry Potter ataupun Dan Brown, saya ga pernah tertarik buat ngeburu first release dalam bahasa Inggris. Tapi kan gengsi kalo punya bukunya pas pertama banget release ? Ah, saya mah ga peduli sama itu, baca buku kan buat relaksasi, kalo kudu mikir juga pas bacanya bukan relaksasi namanya, wew.

  • Perahu Kertas!!! – Dewi “Dee” Lestari.. ^-^
    Ini buku yang paling fenomenal buat ghirah menulis saya. Inget banget dulu pas bacanya, sengaja saya irit-irit. sehari paling cuma dibaca 3-5 lembar, hahahaha.. sampe status saya di facebook banyak banget kutipan tentang buku ini. Hmm, kalo difikir-fikir saya harusnya dapet bagian royalti dari Dee yah, ikut ngepromosiin bukunya. Tokoh sentral di buku ini ada 2, Kugy sama Keenan :) . Mereka teh saling suka tapi sama-sama ga mo mulai duluan. Bete banget ga sih ?. Dan Dee sukses mempermainkan perasaan saya di buku ini. Greget abis, sempet down juga karena ngerasa endingnya mereka ga akan jadian, sempet seneng karena udah ada tanda-tanda mo jadian, eh taunya ga jadi lagi. Kalo ketemu sama-sama jutek, atau Kugy yang sok cuek tapi sebenernya seneng kalo Keenan ngasih perhatian. Ah, pokonya baca buku ini berasa jadi anak SMA banget deh.. putih abu pisan.
    Yang saya suka banget dari buku ini, cara penulisan Dee. Ringan, kocak abis, romantis, bisa banget bikin saya blossom sendiri, hihihi.. Dan ternyata cerita Perahu Kertas dimulai dari saat Dee bikin cerpen sepotong-sepotong trus dibagiin ke temen-temennya eh malah jadi pada ketagihan. Hebat yah Dewi Lestari. Mana dia teh artis serba bisa lagi, lagu-lagunya bagus.
    Nah, Dewi Lestari menginspirasi saya buat rajin menulis. Menulis apa saja, tentang hal yang ga penting sampe yang penting banget, kata saya :p. Dee juga jadi inspirasi saya buat bebas menulis, tanpa keganggu sama pendapat orang lain. Beneran deh, kalo kalian juga ingin menulis, jangan sampe keganggu sama penilaian orang laen. Bebasin ajah, tulis apa adanya, ntar enak deh itung2 jadi wahana relaksasi gratisan, efektif juga buat ngurangin stress. suer deh.

  • Donal Bebek…
    hehehe, ini mah emang bacaan dari kecil, udah suka dari jaman TK. ga bosen-bosen ampe sekarang.

Nah itu semua buku-buku yang saya suka dan jadi inspirasi saya buat nulis. Buku-buku itu juga menginspirasi semangat saya buat bekerja. Eksekutif muda style kaya Ryan di bukunya Ari Nur bikin saya punya mimpi bisa kaya gitu suatusaat. Kerja di kantor yang futuristik, pake dasi, jas dan setelan resmi, meski kadang cuma pake vest ajah. Terus bawa boil sama gadget hi-tech. Rapih. Gaya cowo metroseksual tapi ga kebangetan perawatan-perawatannya. Atau punya dunia kerja kaya sang agen kriptografi di bukunya Dan Brown, juga. hwuih.. saya selalu percaya sama keajaiban mimpi.

At the end, saya yakin menulis bisa membantu hati saya untuk peka. Karena hati yang peka bisa ngebuat saya jadi cowo yang mengerti dan bukan hanya ingin dimengerti. :)

05.03.2011 – Play hard = Work hard …

Saturday, March 5th, 2011

Football Manager 2011

Kalau ditanya game apa yang paling saya sukai, saya akan dengan cepat bilang Football Manager !. Awalnya, saya kenal game ini saat masih bermain dengan Championship Manager 1998. waktu itu permainan hanya berupa text line dan entah kenapa saya nikmatin game berbasis text itu. Mungkin ada korelasi sama sifat kali yah.. di kantor pun, saya lebih suka bermain sama linux daripada windows, karena semata-mata dengan linux saya hanya disuguhkan tampilan layaknya DOS Prompt, hehehe.. buat saya tampilan itu simpel dan elegan. Namun demikian, meski Football Manager 2011 tidak hanya berupa line text tapi sudah didesain dengan atraktif dan jauh lebih interaktif, tidak menjadi penyurut kesukaan saya akan game ini.

Berbeda dengan winning eleven dimana kita ikut berlari, menendang bola, melakukan throw in, dan aktivitas lainnya diatas lapangan bola, di game ini saya bermain selayaknya seorang manager sepakbola. Pertandingannya justru hanya merupakan pemanis karena inti dari game ini adalah di luar lapangan. Saya dituntut untuk meraih posisi bagus di klasemen, bahkan titel tapi dengan resource pemain yang terbatas. Lalu untuk mengikat kontrak dengan pemain dari klub lain, saya dituntut untuk melakukan negosiasi pula. Meski, hehehe, saya juga kadang memakai cheat supaya bisa ngedapetin pemain yang saya ingin. Ah, toh game dibuat untuk have fun, right ? :)

Secara tidak langsung, buat saya, game ini mengasah naluri saya dalam bernegosiasi dan bukan hanya mengatur taktik tapi juga mengasah otak saya untuk berfikir taktis, cepat, dan strategis. Huah, thanks to Sports Interactive yang udah ngebuat game dengan Artificial Intelligences seperti ini. Love it!

Kalau ditanya, lalu klub apa yang saya pilih untuk di-manage ? Saya bakal bilang, Arsenal. Kenapa ? karena klub ini punya historikal culture yang lekat dengan pengembangan pemain muda. Secara tidak langsung, ini juga membuat sudut pandang saya akan talenta anak muda bertambah baik. Dan ini juga membantu saya untuk berinteraksi dengan mereka di dunia nyata. Well, saya memang sering diminta untuk melakukan assessment potensi dan kinerja karyawan yang nyatanya banyak diantara mereka yang masih berusia muda.

Nah, jelas kan kenapa saya suka game ini ? Karena game ini bukan hanya sekedar permainan untuk saya tapi juga menjadi sarana pengembangan potensi diri saya… ^-^

24.02.2011 – Endless Love (Prayer)

Thursday, February 24th, 2011

its not just a leave ...

Click me, for playing ^-^

Pernah jatuh hati sama instrumen lagu saat pertama kali ngedengerin ?
Nah, itu yang terjadi sama saya waktu pertama kali ngedenger instrumen lagu ini.
Nadanya lembut. Seakan ada kekuatan aneh yang melingkupi hati saya saat lagu ini berputar.
Perlahan.. Menyentuh.. Suka.

Instrumen lagu ini merupakan soundtrack dari film Endless Love. Alih-alih suka versi yang ada lirik, ternyata saya lebih suka instrumen pianonya. Dan untuk waktu yang lama, saya pastikan, instrumen ini bakal jadi ringtone saat sms di hape saya berdering. :)

24.02.2011 – Refleksi

Thursday, February 24th, 2011

Efektif di bulan ini, karir saya di sebuah perusahaan dealer resmi sepeda motor Honda, Amarta Group, tepat masuk 1 tahun. Tanpa terasa, banyak hal yang saya alamin disini. Bekerja itu memang tidak mudah, tapi disadari atau tidak banyak hal di diri saya, utamanya sisi keilmuan saya, yang berkembang cukup signifikan. Mengawali karir sebagai system administrator, saat ini saya sudah mencapai posisi sebagai IT supervisor. Bukan hanya ilmu networking yang saya dapatkan disini, tapi juga pengenalan dunia programming dan pengasahan kemampuan manajerial. Pencapaian yang saya syukuri sebagai bagian dari hikmah sebuah perjalanan.

Berada di lingkungan yang menuntut percepatan pemikiran secara logis, menjadi salahsatu alasan betapa saya menyukai pekerjaan saya di dunia IT. Dunia ini, buat saya, selalu punya sisi magis yang bisa menyihir saya untuk terus aktif. Dan, saya memang terjun bebas sepertinya saat memutuskan untuk berkarir di IT. Basic formal akademis saya jauh dari dunia ini. Kemauan belajar secara otodidak dan tidak malu buat bertanya, saya rasa, itu kuncinya.

Ada pendapat yang bilang, “.. cintai apa yang kau lakukan dan lakukan apa yang kau cintai ..” . Menurut saya, ini konsep tentang hati. Dan ini benar adanya, saat kita nyaman dengan apa yang kita lakukan, potensi kita akan terlihat. Lalu, bagaimana kalo salah ?. Ketakutan akan sebuah kesalahan, menurut saya, memang terkadang berpotensi menghambat suatu pencapaian. Ada perbedaan antara kesuksesan dan kegagalan, yaitu di keberanian mengambil resiko. Tentunya, keberanian yang tidak disertai dengan perencanaan juga merupakan hal yang konyol. Tapi, tidak ada yang salah dengan kesalahan, kan ?. Hehehe, dan saya sering berlindung di kata-kata ini..
” .. Allah saja Maha Pemaaf, lalu kenapa kita takut untuk mencoba ? Lebih penting mana, penilaian manusia atau penilaian Allah ? Jadi, jangan takut untuk mencoba, karena pembeda antara manusia itu adalah yang bisa dan belum bisa, bukan usia. ”

Perjalanan hidup memang membuat saya jadi lebih matang untuk mengambil keputusan. Semua hal yang sudah pernah saya lalui, menempatkan saya di posisi yang semakin dewasa dalam berfikir. Menariknya, seringkali apa yang terjadi suatu waktu tidak kita sukai, tetapi setelah terlewati, ada hikmah yang bisa didapetin. Dan, saya senang, saat menoleh ke belakang, melihat ke masa lalu. Saya bisa berdiri tegak, tersenyum, dan berbisik…
” Terimakasih Tuhan. Sesuatu yang menurut saya baik di waktu lalu, ternyata belum tentu baik untuk saya menurutMu. Dan Engkau menuntun saya untuk mengerti, dengan cara yang dulu tidak pernah saya sadari.. :)