Posts Tagged ‘Work’

11.02.2012 – Pembuatan Paspor atau SPRI (Surat Perjalanan Republik Indonesia)

Saturday, February 11th, 2012

Jangan pernah takut untuk punya mimpi. Tetapkan target setinggi mungkin, bahkan hingga di titik yang kamu sendiri ga yakin bakal bisa atau engga buat ngeraih mimpi itu. Banyak sekali ungkapan tentang mimpi yang ujung-ujungnya selalu diakhiri kata semangat. Dan, itu yang saya selalu yakinin di hati saya. Well, sejak menikah dan punya anak memang terkadang perasaan jauh dengan keluarga saya membuat saya tidak seberani dulu untuk mengambil tantangan dan kesempatan-kesempatan. Begitupun saat pekerjaan baru ini menghampiri saya.

Alhamdulillah, setelah sempat secara teknis menjadi “pengangguran”, tawaran bekerja kembali datang kepada saya. Bekerja untuk salahsatu perusahaan IT yang berbasis di salahsatu negara Eropa menjadi hal yang sering membuat saya tersenyum. Bahkan di impian terliar saya, tidak menyangka kesempatan ini akan datang di usia saya yang baru menginjak 30 tahun. Sebagai System Administrator di perusahaan tersebut, saya mendapatkan kesempatan untuk training ke perwakilan perusahaan tersebut di salahsatu negara Asia Tenggara, meski masih dalam perencanaan. Dan guna keperluan tersebut, saya diminta untuk mempersiapkan Paspor atau Surat Perjalanan Republik Indonesia (SPRI). Nah, saya ingin berbagi pengalaman tentang langkah-langkah pembuatan paspor yang saya lakukan.

Secara umum, berikut langkah – langkah pembuatan paspor.

  1. Pengajuan Permohonan.
    Ada 2 metode cara pengajuan permohonan, melalui online atau secara manual mendatangi Kantor Imigrasi. Saya sangat menyarankan anda mengajukan permohonan secara online. Kenapa ? Karena akan banyak menghemat waktu terutama pada saat anda mengantri untuk memasukkan dokumen ke Kantor Imigrasi. Ada 2 jenis paspor yang sering diajukan yang dibedakan berdasarkan jenis halaman, 48 halaman dan 24 halaman. Perbedaan keduanya terletak pada tujuan keberangkatan anda ke luar negeri. Paspor 24 halaman diperuntukkan untuk para TKI (Tenaga Kerja Indonesia) sedangkan paspor 48 halaman diperuntukkan bagi perjalanan biasa. Nah, meski tujuan saya untuk training, saya tetap membuat paspor 48 halaman karena memang tujuannya bukan untuk waktu yang lama. Saat anda melakukan pengajuan permohonan secara online, anda harus mempersiapkan scan seluruh dokumen yang diperlukan dengan format jpg serta mode Gray Scale dengan besar file maksimal 1.8 MB. Apabila dokumen anda tidak memenuhi syarat, secara otomatis aplikasi akan menolak upload file anda.
  2. Penyerahan Dokumen.
    Dokumen yang dibutuhkan minimal adalah Kartu Tanda Penduduk (KTP), Kartu Keluarga (KK), dan Akta Kelahiran / Ijazah. Perlu anda perhatikan bahwa data dalam seluruh dokumen tersebut harus identik sama. Kebetulan sih, meski ada perbedaan sedikit di nama orangtua saya, saya tidak mengalami masalah saat penyerahan dokumen mungkin karena data personal utama saya tidak ada perbedaan. Namun, pengalaman rekan saya yang memiliki perbedaan tanda baca spasi pada KTP dan Akta Kelahiran menyebabkan yang bersangkutan harus mengurus Surat Keterangan dari Kelurahan yang menerangkan bahwa data yang diajukan adalah benar. So, saya sangat menyarankan untuk anda yang pernah mengganti nama atau pada ijazahnya ada kesalahan penulisan untuk berhati-hati karena mungkin suatusaat dokumen-dokumen itu anda perlukan untuk mengejar impian anda, who knows kan ?. Nah, karena keberangkatan saya untuk keperluan training, saya juga melengkapi penyerahan dokumen dengan Surat Sponsor dari perusahaan saya.
  3. Pembayaran, Foto, Sidik Jari, dan Wawancara.
    Panjangnya antrian mungkin baru akan anda rasakan di tahap ini. Untungnya, pihak Imigrasi tidak mempersulit prosesnya sehingga cukup saya nikmati perjalanannya. Yang menarik, saat akan melakukan pembayaran, saya sempat bertemu dengan dosen kuliah saya dulu di Teknologi Pangan UNPAD, Ibu Tati Sukarti dan Kang Dwi Purnomo, yang kebetulan sedang mengurus paspor untuk keberangkatan kang Dwi ke seminar Internasional. “Mau kemana, nda ?”. “Ke Kuala Lumpur, insya Alloh, bu”. “Sekolah lagi yah ?”. “Oh, engga bu, mau training dari kantor”. Dalam hati, hehe, apa mungkin karena saya ga lulus kuliah jadi disangkanya mau nerusin sekolah lagi yah ?. Well, saya memang tidak sempat menyelesaikan S1 saya tapi alhamdulillah, Alloh memberikan jalan bahwa gagal meraih S1 dan hanya berbekal ijazah SMA tidak berarti kesempatan tidak akan pernah ada untuk saya. *curcolll… xixixi…
  4. Pengambilan Paspor.
    Jadwal pengambilan paspor selalu diantara jam 13.00 – 16.00 WIB. Mungkin untuk mencegah kesemrawutan kali yah, kan toh prosesnya tidak rumit. Cuma duduk manis terus dipanggil buat ngambil paspor yang udah jadi.

Continue reading “11.02.2012 – Pembuatan Paspor atau SPRI (Surat Perjalanan Republik Indonesia)” »

20.12.2011 – Manual Orange HRM : Pengaturan Informasi Perusahaan

Tuesday, December 20th, 2011

Untuk melakukan pengaturan ini, anda dapat masuk ke menu Admin, lalu Organization. Menu ini dibagi menjadi 3 bagian, yaitu informasi perusahaan secara umum, penambahan daftar cabang atau anak perusahaan, serta pembuatan struktur perusahaan secara sederhana.

Informasi Perusahaan secara Umum.

  1. Anda bisa memilih menu Admin, kemudian Organization, lalu General.
  2. Secara default, setiap menu pada OrangeHRM akan muncul dengan status read-only. Untuk melakukan pengeditan, anda bisa menekan tombol Edit terlebih dahulu. Pengisian setiap menu dapat anda sesuaikan dengan kebutuhan, namun perlu diperhatikan, setiap field dengan tanda asterisk (*) harus terpastikan diisi.

General


Continue reading “20.12.2011 – Manual Orange HRM : Pengaturan Informasi Perusahaan” »

16.12.2011 – Instalasi dan konfigurasi Orange HRM pada CentOS 5.5

Friday, December 16th, 2011

Pernah mengalami kesulitan saat perusahaan anda mulai berkembang dan penyimpanan data konvensional menjadi hal yang sangat merepotkan ? Well, dengan perkembangan teknologi saat ini, hal tersebut tentu tidaklah merupakan suatu masalah. Pengelolaan data HR dengan menggunakan software adalah solusinya. Dan diantara sekian banyak software administrasi data HR, saya merekomendasikan Orange HRM.

Kenapa harus Orange HRM ? Well, alasan pertama software ini bersifat free. Sehingga masalah lisensi tidak menjadi hambatan di suatu hari nanti. Selain itu, software ini bersifat web based. Dengan konfigurasi yang tepat, anda dapat menggunakannya secara online. Tentunya, anda harus berkoordinasi dengan divisi IT di tempat anda bekerja untuk proses instalasinya.

Nah, rencananya, tulisan ini akan saya bagi menjadi 2 bagian besar.

  • Instalasi dan konfigurasi Orange HRM
  • Manual penggunaan Orange HRM itu sendiri (Silakan anda klik link dibawah untuk membuka uraian pada masing-masing tulisan)
    - Pengaturan Informasi Perusahaan

Dan berikut langkah-langkah instalasi serta konfigurasi Orange HRM yang dapat anda lakukan.

  1. Saya menggunakan Linux CentOS 5.5, Apache HTTP Server 2.2.3, Mysql 5.0.77, dan PHP 5.2.10. Tapi, untuk persiapan software2 dasar tersebut tidak akan saya bahas disini.
  2. Software Orange HRM terbaru, yang bisa anda download disini. Pada tutorial ini, yang saya gunakan adalah Orange HRM 2.6.12 untuk Linux.
  3. Simpan hasil download di root direktori web server anda.
    [root@pocoyo html]# cp /home/nanda/orangehrm-2.6.12.tar.gz /var/www/html/
  4. Ekstrak file orangehrm-2.6.12.tar.gz.
    [root@pocoyo html]# tar -zxvf orangehrm-2.6.12.tar.gz
  5. Ubah nama folder hasil ekstrak menjadi orangehrm.
    [root@pocoyo html]# mv orangehrm-2.6.12 orangehrm
  6. Ubah permission folder tersebut agar writeable.
    [root@pocoyo html]# chmod -R 777 orangehrm
  7. Nah, sekarang akses software tersebut melalui browser. Pada tutorial ini, url yang saya gunakan berada di http://192.168.1.171/orangehrm. Anda bisa menekan tombol Next untuk memulai.

    Orange HRM Setup #1


    Continue reading “16.12.2011 – Instalasi dan konfigurasi Orange HRM pada CentOS 5.5” »

10.12.2011 – Contoh Surat Lamaran Kerja in English

Saturday, December 10th, 2011

Dulu, waktu saya masih awal-awal mulai karir, saya sering banget kirim lamaran kerja. Yang jadi kendala waktu itu, karena belum ada pengalaman buat ngirim lamaran kerja, saya sering browsing buat cari panduan. Dan seneng banget kalo dapet contoh lamaran kerja. Well, seiring perjalanan, saya menyimpulkan, dalam surat lamaran kerja ada beberapa syarat,

  • at least harus runtut dan ga usah terlalu panjang. Make it clear and simple,
  • ada kejelasan informasi, tentang nama perusahaan dan posisi yang dilamar,
  • overview singkat mengenai diri kita, berbangga sama kemampuan diri pribadi perlu meski jangan terlalu berlebihan,
  • optimisme kalo kita bisa ngasih kontribusi positif dan maksimal buat perusahaan yang dilamar,
  • dan harapan serta keinginan untuk dipanggil interview guna memastikan ketertarikan kita sama pekerjaan yang akan diambil.

Sebagai tambahan, untuk meningkatkan bargaining sekaligus performa kita pada perusahaan yang dilamar, saya menyarankan penggunaan bahasa Inggris. Nah, berikut saya tulis, materi surat yang biasa saya gunakan untuk melamar kerja. Semoga bermanfaat yah..

——————————————————–
To
Human Resources Department
PT. XXX

Dear Sir / Madam,

Based on the information from http://id.jobsdb.com on December 5th, 2011, that PT. XXX give an opportunity to join as an IT Manager, I intend to submit an application to fulfill this position and hope that Sir / Madam deign to consider the submission of my application.

My name is Nanda N. Gustiawan K, male 30 years old, have good communication skill in English (both written and oral), and has an excellent health condition. I am also a hard worker, eager to learn in order to develop the capability, not smoking, dynamic, communicative, and able to work both individually and as part of the team. And taking into account the background contained in the curriculum vitae and the ability I have, I am confident could give the best for PT. XXX.

As consideration for you, herewith my Curriculum Vitae as an attachment.

I was very pleased if Sir / Madam is pleased to invite me for interviews, and accept me to worked at PT. XXX.

Sincerely,

Nanda N. Gustiawan K

15.09.2011 – Merubah hostname pada Linux

Thursday, September 15th, 2011

Tuliskan ilmu meski hanya sedikittttt… hehehe, sebetulnya ini hanya selingan, kebetulan saat saya melakukan konfigurasi di virtual box laptop saya, saya menginstall 2 OS CentOS yang identik sama. Nah, buat menghindari saya salah konfigurasi, jadi saya bedakan hostname keduanya. Oke, begini langkah yang saya lakuin..

  • Ini tampilan login vmbox saya.
    hostname#1

    hostname#1

  • Login sebagai root. Edit file /etc/sysconfig/network. Kemudian save.
    NETWORKING=yes
    NETWORKING_IPV6=no
    HOSTNAME=localhost.localdomain
  • Edit nama localhost.localdomain sesuai keinginan anda. Dan karena saya sedang kangen anak saya, saya menggantinya menjadi pocoyo :) .
    NETWORKING=yes
    NETWORKING_IPV6=no
    HOSTNAME=pocoyo
  • Setelah itu, lakukan restart.
    [root@localhost ~]# reboot
  • Voila!!!! Virtual machine sudah berubah nama.
    hostname#2

    hostname#2

  • Selamat mencoba yah…

14.09.2011 – Instalasi Plugins untuk Cacti ver. 0.8.7g

Wednesday, September 14th, 2011

Sebetulnya ini adalah kelanjutan dari tulisan saya, Konfigurasi Cacti Standar pada CentOS 5.5. Tapi karena ada masalah bug pada wordpress yang saya gunakan, saya tidak bisa menyatukan tulisan ini. So, pembahasan instalasi plugin saya lanjutkan disini.

Cacti dilengkapi dengan plugins. Perlu diperhatikan, instalasi plugins harus disesuaikan dengan versi cacti yang digunakan agar tidak terjadi error. Plugins mensyaratkan tools Plugin Architecture (PIA) terinstall. Dan pada tutorial ini, saya akan lakukan instalasi PIA dan 2 plugins, yaitu monitor dan thold. Sedikit perbedaan pada plugins thold, kita perlu menambahkan plugins settings. Sip, kita mulai.

  • Plugins Architecture (PIA)
  1. Download PIA. kemudian ekstrak.
    [root@localhost mycacti]# wget http://mirror.cactiusers.org/downloads/plugins/cacti-plugin-0.8.7g-PA-v2.8.tar.gz
    [root@localhost mycacti]# tar zxvf cacti-plugin-0.8.7g-PA-v2.8.tar.gz
  2. Lakukan patch.
    [root@localhost mycacti]# patch -p1 -N < cacti-plugin-arch/cacti-plugin-0.8.7g-PA-v2.8.diff
  3. Pada proses patch ini, saya menemukan error sebagai berikut
    1 out of 6 hunks FAILED — saving rejects to file data_sources.php.rej
    dan
    1 out of 4 hunks FAILED — saving rejects to file poller.php.rej
    Continue reading “14.09.2011 – Instalasi Plugins untuk Cacti ver. 0.8.7g” »

04.02.2011 – instalasi webmin di CentOS linux

Friday, February 4th, 2011

Bagi saya, server yang ringan tapi powerfull sangat time effective. Dalam tutorial kali ini, alih-alih menggunakan putty, saya memanfaatkan webmin sebagai control panel untuk masuk ke server saya. Dan berikut langkah-langkah untuk menginstalasi webmin di sistem operasi CentOS Linux.

  1. Login sebagai root.
  2. Buat folder source di /home/user, lalu download software webmin.
    [root@gateway user]# mkdir source
    [root@gateway user]# cd source/
    [root@gateway source]# wget http://downloads.sourceforge.net/project/webadmin/webmin/1.530/webmin-1.530-1.noarch.rpm?r=http%3A%2F%2Fwww.webmin.com%2F&ts=1296789077&use_mirror=nchc
  3. Dengan menggunakan rpm, install software tersebut.
    [root@gateway source]# rpm -ivh webmin-1.530-1.noarch.rpm
    Preparing… ########################################### [100%]
    Operating system is CentOS Linux
    1:webmin ########################################### [100%]
    Webmin install complete. You can now login to http://gateway:10000/
    as root with your root password.
  4. Well Done. Webmin sudah dapat dipergunakan melalui browser anda.

    Webmin Login

    Webmin Panel